Sabtu, 17 Juli 2010

STRESS MENGHADAPI SEKOLAH

Pada dasarnya , sekolah diartikan sebagai sebuah lembaga yang dirangcang untuk pengajaran siswa di bawah pengawasan para guru. Setiap sekolah memiliki kurikulum belajar. Sistem belajar atau metode belajar yang dipakai setiap guru tentuny berbeda. Tidak hanya di sekolah swasta atau pun negeri , tetapi juga di sekolah-sekolah lain , seperti sekolah yang hanya di dedikasikan khusus untuk 1 bidang studi (contohnya sekolah tari dan sekolah basket), mereka turut memiliki metode belajar. Namun , kadangkala sistem belajar yang mereka terima tidak seutuhnya menyenangkan bagi mereka . Bahkan mengakibatkan kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis atau kejiawaan . Inilah yang kita namakan stress karena sekolah. Selain itu , beberapa hasil survei membuktikan bahwa memang hampir seluruh siswa stress bersekolah.
Nah , maka dari itu , kondisi belajar seperti ini haruslah kita perhatikan. Mulai dari faktor , dampak-dampak yang di akibatkan , bagaimana ia berpengaruh dalam kehidupan kita , sampai bagaimana cara kita mengontrol , mengatasi , dan mencegah dampak lanjutnya.


Faktor-faktor yang bisa menyebabkan masalah ini berkembang dalam diri kita yaitu :
1.Guru dan aturannya
Guru adalah orang tua murid di sekolah , namun sistem belajar yang dipakai oleh guru terkadang tidak disukai oleh murid-muridnya .
contohnya seperti saat :
-memberikan PR
=> Pr yang terlalu banyak cenderung membuat siswa tertekan karena pekerjaan dari guru yang sangat banyak.
-mengadakan ulangan
=>ulangan yang bahannya terlalu banyak tentu akan membuat murid tertekan .
-menghukum murid yang melakukan salah
=>Setelah murid melakukan kesalahan , tentunya sanksi harus diberikan m namun terkadang sanksi yang diberikan ini membuat murid merasa ditindas , direndahkan , atau bahkan dipermalukan.
- atau pada saat murid merasa dipermalukan oleh guru
=>Ini terjadi pada saat guru memberikan sanksi , dsb.
-harus tampil di depan kelas
=>Pada saat kita berada di depan kelas m tentu kita menjadi pusat perhatian se-isi kelas . Bagi beberapa anak , kondisi seperti ini membuatnya nervous , selain itu , rasa percaya diri mereka juga mudah sekali luntur
-bahkan sekolah pagi
=>Bagi anak yanhg sudah terbiasa tidur malam , ini tentunya sangat sulit untuk dilakukan.
-dsb.

2.Orang tua
-Ketika orang tua memberikan tugas yang terlalu byk kpd anak nya
-Ketika orang tua memberikan kegiatan les yang berlebihan pada anaknya
=> situasi seperti ini tentunya sudah seringkali kita lihat dalam kehidupan . Kondisi seperti ini tentunya tidak baik , karena seseorang dipaksa untuk mengikuti kegiatan. Entah itu melawan bakat minat nya ataupun tidak
-Ketika orang tua memaksakan anaknya untuk mendapat nilai bagus namun jauh dari kemampuan si anak

3.Lingkungan
Lingkungan yang dimaksud berhubungan erat dengan kondisi sekeliling kita
yang pertama adalah hubungan dengan teman
-stress dapat terjadi ketika salah seorang musuh membuat kita risih
-dikucilkan di sekolah
-adanya bully

yang kedua adalah kondisi lingkungan belajar
-apabila kotor , panas , dsb. tentunya semangat belajar siswa akan melemah
-fasilitas yang tidak memadai

4.Diri sendiri
ini adalah faktor yang sangat penting sekali , karena merupakan dasar dari stress yang kita rasakan.
Pribadi kita tentu turut mempengaruhi situasi belajar kita.

contohnya :
-seorang anak yang pintar , biasanya cenderung ingin melakukan hal yang paling baik , bagus , dan tidak ingin melakukan kesalahan (perfeksionis)
tidak hanya itu , apabila mereka melakukan kesalahan , sedikit saja , ini akan membuat mereka merasa tertekan. mereka akan merasa bersalah dalam kurun waktu tertentu.

Nah , dari faktor-faktor permasalahan di atas , apa bila terjadi secara terus menerus , akan menimbulkan berbagai dampak, seperti:
1.menurunnya semangat belajar
2.Sistem belajar yang pasif dan tidak efektif
3.Menurunkan kondisi fisik m sakit , dan mengganggu kestabilan kerja otak dan organ tubuh lainnya
4.Tekanan dari luar dan dalam diri
5.Yang paling sering kita dengar , tidak naik kelas / tidak lulus
itu semua SANGAT MERUGIKAN bagi kita.

sebagai solusi , ada beberapa cara yang harus kita jalankan, seperti:
1.Kenali penyebabnya
2.pintar membagi waktu
3.jadikan acara presentasi ide dan hasil pekeraan serta enjawab pertanyaan dari kegiatan belajar sebagai sikap kooperatif guru , ramah , dan membantu memupuk rasa percaya diri
4.memiliki sistem belajar yang baik dan efektif
5.memperbaiki jadwal tidur dan istirahat
6.berbicara dengan orang tua
7.bersosialisasi dengan lebih banyak teman
8.rencana impian sebagai rangkaian masa depan
9.SEGERA SESELAIKAN MASALAH

setelah membaca ini , harapan saya adalah semoga kita sebagai anak bangsa dapat memanfaatkan waktu belajar dan bersekolah sebaik mungkin .
Karena demi tercapainya masa depan yang sejahtera , kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu . waktu adalah modal termahal yang pernah ada, dan waktu tidak akan terganti !

:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar