Malaysia meniru ...
wuhh .. >.<
(Menurut info...)Malaysia adalah sebuah negara federasi yang terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah persekutuan di Asia Tenggara dengan luas 329.847 km persegi.
hmm ..
menurut analisis , apabila MALAYSIA VS INDONESIA ...
INDONESIA
- Senjata anti-udara: Indonesia telah membeli peralatan anti udara paling mutakhir dari Rusia
- Skill dan pengalaman prajurit: Ketangguhan prajurit TNI memang tidak usah diragukan lagi, ketangguhan prajurit TNI bisa disejajarkan dengan prajurit AS atau Rusia
- Jumlah anggota armada perang: Jumlah prajurit Indonesia yang siap tempur adalah sekitar 10x lipat prajurit Malaysia, belum lagi jika ada milisi dari pihak sipil, conscription/wajib militer, serta pembelot dari pihak Malaysia
- Kelihaian dalam menggunakan taktik: Indonesia adalah rajanya pertempuran gerilya serta maritim, sedangkan Malaysia relatif lebih tidak berpengalaman dalam pertempuran gerilya.
Kelemahan Indonesia:
- Teknologi senjata: Secara keseluruhan relatif lebih rendah dari Malaysia, Malaysia kebanyakan menggunakan senjata berteknologi canggih, sedangkan Indonesia menggunakan armada dari tahun 70 dan 80'an
- Logistik perang: Amunisi diprediksikan akan sulit didapat karena embargo persenjataan oleh AS, belum lagi pemboikotan penggunaan armada perang buatan negara-negara sekutu Malaysia, meskipun Indonesia sebenarnya bisa memproduksi sendiri
- Armada udara: Armada udara Malaysia terdiri dari pesawat - pesawat canggih buatan AS dan Rusia, dimana pesawat-pesawat tersebut dilengkapi air to air sidewinder missile serta air to ground missile, memungkinkan dukungan terhadap armada darat atau laut Malaysia secara menyeluruh.
- Teknologi senjata: Senjata Malaysia memiliki teknologi terbaru, dibanding Indonesia yang bahkan masih menggunakan AK-47 sebagai senapan serbu.
- Dukungan penuh atas logistik perang: Malaysia tidak diembargo oleh negara manapun, dan Malaysia cukup kaya untuk membiayai perang.
Kelemahan Malaysia:
- Ketangguhan prajurit yang kurang: Prajurit Malaysia relatif "manja", mereka membawa makanan serta minuman kaleng sebagai logistik perang, yang membuat pergerakan mereka menjadi lamban dan stamina mereka cepat menurun. Disamping itu, prajurit Malaysia juga kurang terlatih dalam pertempuran gerilya.
- Mobilitas armada yang buruk: Armada Malaysia bisa diblokir dengan mudah oleh lawan, lihat analisis di bawah
- Jumlah angkatan perang yang jauh lebih kecil dari Indonesia: Telah dijelaskan di atas.
Berikut ini adalah daftar beberapa kebudayaan ASLI Indonesia yang diklaim atau dicuri oleh oknum/pemerintah Malaysia sebagai kebudayaan negeri jaran eh jiran dan digunakan untuk kepentingan komersial Malaysia… Semua data dibawah ini valid dah benar serta akurat terjamin 99.9% karena sumbernya saya ambil dari website yang kredibilitasnya sangat terjamin.
Sadarkah kita sudah berapa banyak Malaysia mencuri dari Indonesia, seharusnya kita malu dan mulai bertindak tegas jangan cuek atau malah takut. Saya dapat kabar dari berita kalau daerah sekitar Sumatera akan mulai melakukan paten HAKI untuk kebudayaan disana.. seharusnya semua propinsi di Indonesia meniru langkah ini agar tidak ada lagi klaim dari Malaysia akan kebudayaan ASLI Indonesia.
Dan perlu diingat teman-teman jangan pernah mengajarkan orang Malaysia kebudayaan kita lagi karena setelah saya baca banyak dari kasus yang timbul modus Malaysia adalah belajar dahulu kepada Indonesia tentang kebudayaan itu lalu mereka melakukan klaim hak paten ke dunia Internasional atau kalimat halusnya MENCURI/MALING sehingga kita hanya seperti katak dalam tempurung saat hal ini terjadi. Sukurlah UNDIP tidak akan menerima mahasiswa baru lagi dari Malaysia mulai tahun in .- Naskah kuno dari Riau, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Naskah kuno dari Sumatera Barat, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Naskah kuno dari Sulawesi Selatan, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Naskah kuno dari Sulawesi Tenggara, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Rendang (makanan) dari Sumatera Barat, Klaim oleh Warga Negara Malaysia.
- Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Lagu Soleram dari Riau, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Lagu Injit Injit Semut dari Kalimantan Barat, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Alat musik Gamelan dari Jawa, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Tari kuda lumping dari Jawa Timur, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Tari Piring dari Sumatera barat, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Lagu Kakak Tua dari Maluku, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Motif Batik Karang dari Yogyakarta, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Badik Tumbuk Lada, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
- Kain Ulos, Klaim tidak jelas dari oknum/pemerintah Malaysia.
- Alat musik Angklung, Klaim sepihak dari pemerintah Malaysia.
- Lagu Jali-Jali, Klaim sepihak dari pemerintah Malaysia.
- Tari Pendet dari Bali, Klaim sepihak oleh pemerintah Malaysia.
10 besar yang telah di klaim ....
1.Batik
2.Tari Pendet

3.Wayang Kulit
4.Angklung
5.Reog Ponorogo
6.Kuda Lumping
7.Lagu Rasa Sayange
8.Bunga Rafflesia Arnoldi
9.Keris
10.Rendang Padang
PAMAN JIRAN
Cipt : HARI WIDI ( GATEL BAND )
Hidupnya mewah serba kecukupan, berbudaya santun juga dermawan
Membuat banyak saudaraku berduyun-duyun tinggalkan kampung halaman kenegeri jiran
Entah kenapa kini paman jiran, sikapnya membuat hatiku tak nyaman
Karna seringkali memperlakukan saudaraku bagai budak belian
Dimana sopan-santunmu sbagai saudara serumpun, bila kau gemar berlagak arogan
Paman jiran mengapa kini kau menjengkellkan…?
Setan mana yang mendidikmu jadi arogan…?
Paman jiran kenapa kini kau menyebalkan…?
Iblis mana yang membuatmu hilang ingatan…?
Sadarlah wahai paman, jangan engkau teruskan, agar kelak tak ada penyesalan
Pasca sucses sipadan dan ligitan, paman jiran semakin keranjingan
Mondar-mandir melanggar perbatasan, pamer senapan takuti nelayan
Dimana sopan-santunmu sbagai saudara serumpun, bila kau gemar berlagak aroganPaman jiran mengapa kini kau menjengkellkan…?
Setan mana yang mendidikmu jadi arogan…?
Paman jiran kenapa kini kau menyebalkan…?
Iblis mana yang membuatmu hilang ingatan…?Sadarlah wahai paman jangan engkau teruskan, agar kelak tak ada penyesalan
Sadarlah paman jangan kau teruskan, agar kelak tak ada penyesalan
Bukankan kita saudara serumpun, tak baik bila slalu bermusuhan.
http://netzseek.co.cc/index.php/artikel/umum/44-lagu-untuk-malingsia.html
Memang Malingsia benar-benar bangsa yang tidak punya asal usul yg jelas, lagu kebangsaan saja hasil jiplakan, jangan-jangan negara Malingsia juga hasil menjiplak.
Lagu Kebangsaan Malingsia “Negaraku” ternyata nadanya diambil dari lagu Mamula Moon karya dari Felix Mendelssohn.
berikut keterangan dari wikipedia, dan cuplikan klip dari youtube coba bandingkan nada lagu Mamula Moon dengan lagu kebangsaan malingsia“Negaraku” (English: “My Country”) is the national anthem of Malaysia. “Negaraku” was selected as a national anthem at the time of the Federation of Malaya’s independence from Britain in 1957. The tune was originally used as the state anthem of Perak[1]. The tune was also used for a popular song of that time, Terang Bulan[2], which was later borrowed by the song Mamula Moon, sang by Felix Mendelssohn and his Hawaiian Serenaders.
Lyrics
Rakyat hidup, bersatu dan maju,
Rahmat bahagia, Tuhan kurniakan,
Raja kita, selamat bertakhta.
Rahmat bahagia, Tuhan kurniakan,
Raja kita, selamat bertakhta.
In English[1]:
Oh, My Motherland,
The Land where my life began,
Where people live in harmony and prosperity,
With God-given blessings of happiness,
Our King reigns in peace.
With God-given blessings of happiness,
Our King reigns in peace.
A more literal translation would be:
My country, land where my blood was spilt,
The people live united and in progress,
Blessings of happiness, may God grant,
(And that) our King may reign in peace.
Blessings of happiness, may God grant,
(And that) our King may reign in peace.
http://koalung.blogspot.com/2007/10/lagu-kebangsaan-malingsia-negaraku_30.html
1. Mereka mengatakan bahwa Indonesia tidak kreatif dan mengambil budaya malaysia,nyatanya..semua budaya dan lagu Indonesia telah nyata2 diclaim malingsia (batik mereka bilang batik malaysia padahal batik hanya ada satu yaitu dari Indonesia dan kualitasnya jauh lebih baik; Reog mereka hanya mengubah nama saja menjadi barongan padahal semua itu sama saja dengan reog; dan lain2..). Tidakkah itu tindakan yang GOBLOK!
2. Mereka mengatakan lagu Indonesia jelek..malingsia GOBLOK..mereka tidak dapat menerima kenyataan bahwa di malingsia mayoritas yang disukai lagu Indonesia. Peringkat pertama Top hits di salah satu stasiun radio malingsia adalah PETERPAN. Malahan lagu daerah di Indonesia di claim malingsia (Rasa Sayange)
3. Malingsia GOBLOK telah mengatakan bendera dan lambang garuda Indonesia menjiplak dari Polandia, sedangkan mereka tidak tahu sejarah bendera Indonesia, dan mereka tidak tahu bahwa di dunia ini banyak negara yang memiliki lambang garuda. Sedangkan bendera malingsia persis sama dengan Amerika hanya beda di bulan dan mataharinya saja. Tidakkah malingsia tahu itu,tidak karena mereka GOBLOK!!!
4. Mereka mengatakan bahwa Indonesia bodoh2, padahal malingsia paling GOBLOK. nama mereka tidak pernah terdengar di peringkat pertama di olimpiade pendidikan international. Dan tidakkah mereka tahu bahwa dokter2 Indonesia selalu menjadi guru besar dan mengajari dokter2 malingsia disana (saya tahu ini karena saya mahasiswa fakultas kedokteran!). Jikalau kaum terpelajar kita diadu dengan kaum terpelajar mereka, kita jauh lebih unggul!
5. Salah satu dari forum yang ditulis malingsia bahwa mereka bangga dijajah British, GOBLOK banget kan! Dan kemerdekaan mereka hanyalah pemberian semata dan bukan merupakan hasil perjuangan
6. Mereka mengatakan kita (Indonesia) pencuri..karena mereka tidak dapat menerima kenyataan bahwa merekalah (malingsia) yang pencuri (Ambalat, illegal-logging, dll). Dasar malingsia GOBLOK
7. Forumers malingsia mengatakan bahasa Indonesia banayk bahasa inggrisnya, memang tapi hanya pada istilah2 penting saja. Sedangkan bahasa malingsia lebih banyak mengadaptasi dari bahasa inggris dalam bahasa sehari2 mereka. Dan bahasa Indonesia menjadi kurikulum bahasa asing di Australia. Dasar malingsia GOBLOK ga bisa buat bahasa sendiri!
8. Malingsia tidak tahu bahwa di negara mereka banyak tenaga pengajar yang dari Indonesia sedangkan tenaga pengajar malingsia tidak laku di Indonesia. karena mereka (malingsia) GOBLOK, buktikan saja!
9. Malingsia GOBLOK mengatakan bahwa negara Indonesia tidaklah maju, karena mereka tidak memandang dari aspek geografis negara Indonesia yang berupa kepulauan sehingga sulit dalam pembangunan dan sumber daya alam kita yang terus menerus dimalingi malingsia. Malingsia tidak tahu Indonesia mendapatkan peringkat 3-5 besar jumlah penduduk terkaya di dunia!
10. Malingsia bangga dengan kekuatan militer mereka karena mereka GOBLOK tidaktahu apa2. Indonesia masuk 13 besar forces terkuat didunia sedangkan malingsia masih dibawah 60! Dan kita (Indonesia) selalu menjadi forces inti dari pasukan PBB International.
++ sesungguhnya masih banyak lagi kelebihan Indonesia dari Malingsia hanya saja malingsia GOBLOK itu akan selalu membantah dan tidak mau menerima kenyataan saat ini,dan mereka tidak pernah mau belajar dari apa yang telah mereka alami saat ini. Jadi percuma saja kita mengatakan semua ini pada malingsia GOBLOK, seperti kita mengajari Fisika Quantum pada anak kecil!!!
http://id-top.blogspot.com/2007/12/10-keegoblokan-forumers-malingsia.html
kalau tulisan sebelumnya kami sudah menyampaikan pandangan dan pembelaan diri dari pihak pemerintah malaysia,maka pada kesempatan ini kita perlu juga tahu seperti apa pendapat masyarakat malaysia
Setelah kisruh rumah tangga Mahonara Odelia Pinot dan sengketa di perairan Ambalat, munculnya tari khas Bali, Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' yang ditayangkan Discovery Channel makin memanaskan hubungan antar negeri jiran, Indonesia dan Malaysia.
Di dunia maya pun masalah tari Pendet jadi polemik yang ramai. Di satu sisi, warga Indonesia menuding Malaysia telah mengklaim bahkan mencuri kebudayaan Indonesia. Disisi lain, warga Malaysia menganggap negaranya tak pernah mengklaim tarian tersebut. Orang Malaysia tak mau dituding sebagai pencuri.
"Kalau memang Pendet milikmu, kenapa kau khawatir berlebihan. Malaysia tak pernah mengklaim itu," kata seorang warga Malaysia, Harris, seperti dimuat laman Malay Mail, Rabu 26 Agustus 2009.
Ditambahkan dia, Discovery Channel telah mengaku salah. "Berhenti menuduh Malaysia mencuri kebudayaan. Kebudayaan seharusnya menyatukan kita, bukan justru memisahkan, betapa bodohnya," tambah dia.
Dalam laman yang sama, seseorang yang tak mau disebutkan namanya justru menganggap media di Indonesia memanfaatkan isu tari Pendet untuk tujuan komersial dan menarikan ratingnya. Ini pendapatnya soal pemakaian identitas kultural Indonesia oleh Malaysia.
"Apa Anda tidak tahu di Malaysia ada orang Jawa, Bugis, Maluku, Minang, Dayak, Melayu, Manado, dal lain-lain. Darimana kebudayaan dan tradisi yang mereka miliki?," kata dia.
Sementara, seseorang yang mengatasnamakan dirinya sebagai 'creative person' menganggap orang Indonesia terlalu sensitif.
"Dalam salah satu film dokumenter Malaysia tentang kelahiran batik, ada cuplikan sebuah tarian Jawa. Dijelaskan pula pengaruh batik Jawa pada batik Malaysia. Saya tidak merasa ini adalah kekeliruan."
"Pemerintah dan bangsa Indonesia seharusnya berterimakasih pada rumah produksi Malaysia yang menyelipkan informasi tentang itu dan menyiarkannya di saluran internasional seperti Discovery Channel," kata dia.
Indonesia seharusnya tak terlalu sensitif dan memandang negatif Malaysia. "Ironisnya, satu episode 'Enigmatic Malaysia' berjudul 'Melakan Portuguese' memenangkan penghargaan dalam Bali International Film Festival tahun lalu. Hmmmmm...," tambah si 'creative person'
Satu lagi warga Malaysia, Iskandar Khazimin Razali mengatakan Indonesia dan Malaysia datang dari nenek moyang yang sama, dari Sumatera dan Jawa. Mereka juga datang ke Malaysia membawa kebudayaannya. "Mengapa kami tidak dapat merasa memiliki kebudayaan itu?," kata dia.
Ditambahkan iskandar, tari Pendet bukan isu besar. "Masih banyak isu yang harus Anda beri perhatian besar, misalnya terorisme, pembangunan ekonomi, teknologi," kata dia.
Jika tari Pendet diaku sebagai asli Indonesia dan hanya Indonesia yang memiliki, kata Iskandar, mengapa dpemerintah Indonesia tak menjadikannya komersial secara internasional. "Yah, saya tahu mengapa, mungkin karena Anda menghadapi birokrasi yang panjang dan urusan yang berkaitan dengan uang."
"Terus terang, kami orang Malaysia tak peduli dengan persoalan ini, sejujurnya kami muak. Kalian bisa mengklaim apapun sebagai milik Indonesia," kata dia seperti dimuat laman Malay Mai, Selasa 25 Agustus 2009.
Pendapat tersebut hanya mewakili sebagian kecil masyarakat Malaysia. Bagaimana pendapat Anda?
Malaysia Negeri Yang Sukses Dibangun Oleh Orang Indonesia
Hubungan Indonesia dan Malaysia sepertinya tak pernah ade ayem, perang dingin dan pencaplokan beberapa budaya, pulau serta seni Indonesia tak pernah berhenti dilakukan oleh Malaysia.
Namun dibalik itu semua, ternyata para pemimpin negeri jiran tersebut berasal dari beberapa wilayah Indonesia alias import dari negara yang dikatakan Indon "budak" oleh sebagain media Malaysia.
Hampir 80 persen keturunan Melayu di Malaysia adalah keturunan orang Indonesia. Ada keturunan Aceh, Padang, Sumatera Utara, Jambi, Palembang, Jawa, Madura, Bawean, dan Bugis.
Dalam kunjungannya beberapa waktu lalu di Gowa, Sulawesi Selatan, Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengatakan, saya datang bukan untuk merebut kekuasaan. Saya datang sebagai orang perantauan Bugis yang sukses dan kini menjadi Perdana Menteri Malaysia, di hadapan masyarakat Gowa, Sulawesi Selatan, tanah leluhurnya.
Leluhurnya meninggalkan Gowa untuk merantau ke Pahang, salah satu negara bagian di Malaysia, demi menghindari konflik perebutan kekuasaan. Perantauannya ke Semenanjung Malaysia ternyata berujung sukses, setelah ayahnya menjadi PM Malaysia kedua, sementara dia sendiri menjadi PM Malaysia keenam.
Selain itu, di jajaran kabinet saat ini, Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, berkakek orang Yogyakarta. Bahasa Jawanya pun masih medok.
Begitu juga dengan Rais Yatim, Menteri Penerangan dan Kebudayaan Malaysia, yang menghabiskan masa kecilnya di Sawahlunto, Sumatera Barat.
Kesuksesan perantauan Indonesia di Malaysia bukan hanya sampai tingkat menteri. Beberapa sultan di beberapa negara bagian juga keturunan Indonesia, contohnya Sultan di Johor Bahru dan Selangor adalah keturunan Bugis.
Bukan saja di kalangan pemerintahan dan sultan, keturunan Indonesia di Malaysia sukses membina hidup di Malaysia.
Bintang film legendaris Malaysia, P. Ramlee misalnya, adalah anak Aceh yang sukses di Malaysia. Penyanyi pria paling top saat ini, Mawi, juga masih keturunan orang Jawa.
Bahkan pendiri Malaysia sendiri Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj adalah generasi ke 11 keturunan Bugis, Indonesia.
Peran Indonesia Kekinian
Kemajuan ekonomi Malaysia sebenarnya tidak terlepas dari peran tangan-tangan anak bangsa Indonesia sebagai negara tetangga dan serumpun Melayu,
Peran warga Indonesia sangat besar dalam pembangunan ekonomi dan sosial Malaysia sejak awal pembangunan ekonomi dan sosialnya hingga kini.
Presiden RI Soeharto pernah mengirim ribuan guru, dokter dan perawat ke Malaysia pada awal tahun 1970an. Banyak juga dosen-dosen Indonesia mengajar di Malaysia. Pada dekade 1970an, tenaga pendidik dan terampil banyak dikirim ke Malaysia.
Jadi jika sebagian orang Malaysia atau pun media Malaysia mengatakan bangsa Indonesia bangsa budak adalah sangat kacau dan bisa dikatakan bangsa yang lupa leluhurnya. Kalau dilihat dari sejarah maka seharusnya mereka berkaca bahwa Indonesia lah negara yang turut membangun Malaysia sampai detik ini.Dikutip dari berbagai sumber .
seperti blog orang , kaskus , dll .
Last Edited by Laura

love indonesia 100% !!!
BalasHapushaha . thx iep . LOVE U INDONESIA .
BalasHapus